Mengenai Kekerasan

Mengenai Kekerasan

  Apa yang terjadi bila Anda memberikan perhatian sepenuhnya kepada apa yang kita namakan ‘kekerasan’?—kekerasan, bukan hanya yang memisahkan umat manusia, melalui kepercayaan, pengkondisian, dan sebagainya, tetapi juga yang muncul bila kita mencari keamanan pribadi, atau keamanan individual melalui suatu pola masyarakat. Dapatkah Anda memandang kekerasan itu dengan perhatian penuh? Dan bila Anda memandang kekerasan…

Keep reading

Sadar Tanpa Memilih

Sadar Tanpa Memilih

  Pengetahuan Bukan Keadaan-sadar Keadaan-sadar adalah keadaan batin yang mengamati sesuatu tanpa mengutuk atau menerima, yang sekadar menghadapi sesuatu seperti apa adanya. Bila Anda memandang sekuntum bunga tanpa pengetahuan ilmu hayat, maka Anda melihat keseluruhan bunga itu; tetapi jika batin Anda dipenuhi oleh pengetahuan ilmu hayat tentang bunga itu, maka Anda tidak memandang bunga itu…

Keep reading

Semua Tentang Perhatian

Semua Tentang Perhatian

  Perhatian Tanpa Perlawanan Anda tahu apa ruang itu. Ada ruang di kamar ini. Jarak dari sini ke hotel Anda, dari jembatan ke rumah Anda, dari tepi sungai ini ke tepi sana—semua itu ruang. Nah, adakah juga ruang dalam batin Anda? Ataukah batin itu sudah penuh sesak, sehingga tak ada ruang sama sekali? Jika batin…

Keep reading

Semua Tentang Energi

Semua Tentang Energi

  Energi Energi Menciptakan Disiplinnya Sendiri Pencarian realitas membutuhkan energi hebat; dan jika manusia tidak melakukannya, ia menghamburkan energinya untuk hal-hal yang menghasilkan kerusakan, dan oleh karena itu masyarakat harus mengendalikannya. Nah, mungkinkah membebaskan energi dalam pencarian Tuhan atau kebenaran dan, dalam proses menemukan apa yang benar, menjadi warga masyarakat yang memahami masalah-masalah mendasar dari…

Keep reading

Tentang Pengkondisian

Tentang Pengkondisian

  Pengkondisian Selang Waktu antara Dua Pikiran Nah, saya katakan, pasti mungkin batin bebas dari semua pengkondisian—bukan berarti Anda harus menerima otoritas saya. Jika Anda menerimanya berdasarkan otoritas, Anda tidak pernah akan menemukannya, itu hanya menjadi satu pengganti lagi dan tidak punya makna. … Pemahaman akan seluruh proses pengkondisian tidak datang kepada Anda melalui analisis…

Keep reading

Tentang Kata-kata

Tentang Kata-kata

Kata-kata Kebenaran Halus Anda mengalami kilatan pemahaman, pencerahan yang luar biasa cepat, ketika batin sangat hening, ketika pikiran tidak ada, ketika batin tidak dibebani oleh kebisingannya sendiri. Jadi, pemahaman terhadap sesuatu—suatu lukisan modern, seorang anak, istri Anda, tetangga Anda, atau memahami kebenaran, yang ada di dalam segala sesuatu—hanya dapat muncul bila batin sangat hening. Tetapi…

Keep reading

Tentang Perasaan

Tentang Perasaan

Perasaan Totalitas Perasaan Apakah perasaan itu? Perasaan itu seperti pikiran. Perasaan adalah sensasi. Saya melihat sekuntum bunga dan saya menanggapi bunga itu; saya suka atau tidak suka. Suka atau tidak suka itu ditentukan oleh pikiran, dan pikiran adalah respons dari latar belakang ingatan. Jadi, saya berkata, ”Saya suka bunga ini,” atau ”Saya tidak suka bunga…

Keep reading

Mengamati Tanpa Pikiran

Mengamati Tanpa Pikiran

Kecerdasan Mengamati Tanpa Pikiran Tidak ada perasaan tanpa pikiran; dan di balik pikiran terdapat kenikmatan, jadi mereka berada bersama-sama: kenikmatan, kata, pikiran, perasaan; mereka tidak terpisah. Pengamatan tanpa pikiran, tanpa perasaan, tanpa kata adalah energi. Energi terbuang percuma oleh kata-kata, asosiasi, pikiran, kenikmatan, dan waktu; akibatnya, tidak ada lagi energi untuk memandang. J. Krishnamurti Please…

Keep reading

Kita Harus Mati terhadap Semua Emosi Kita

Kita Harus Mati terhadap Semua Emosi Kita

Kecerdasan Kita Harus Mati terhadap Semua Emosi Kita Apa yang kita maksudkan dengan ’emosi’? Apakah itu suatu rasa-tubuh (sensasi), suatu reaksi, suatu respons dari pancaindra? Kebencian, rasa-bakti, merasa cinta atau simpati terhadap seorang lain—semua itu adalah emosi. Beberapa di antaranya, seperti cinta dan simpati, kita sebut ’positif’, dan yang lain, seperti kebencian, kita sebut ’negatif’,…

Keep reading

Kita Harus Memiliki Perasaan Luhur

Kita Harus Memiliki Perasaan Luhur

Kecerdassan Kita Harus Memiliki Perasaan Luhur Di dunia modern, tempat terdapat begitu banyak masalah, kita cenderung kehilangan perasaan luhur. Yang saya maksud dengan kata ’perasaan’ bukanlah sentimen, bukan emosionalisme, bukan sekadar rangsangan, tetapi kualitas persepsi, kualitas mendengar, menyimak, kualitas merasakan seekor burung berkicau di sebuah pohon, gerakan sehelai daun dalam sorotan sinar matahari. Merasakan sesuatu…

Keep reading